HOME

Tampilkan postingan dengan label Memorized. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Memorized. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Once Upon a Time in Palembang

Once Upon a Time in Palembang 
Edisi Hunting Makanan Enak

Lahir dari Ayah berdarah Padang dan Ibu dari  Palembang tentunya lidah ane menjadi terbiasa dengan kuliner khas daerah tersebut, meski ane tinggal di Bogor, kekayaan kuliner dari Palembang tetap membuat ane ngeces ha..ha..

Once upon a time ane pernah liburan selama satu bulan di Palembang mengelilingi keindahan kota diatas sungai yang terdiri dari bagian hulu dan ilir. Pengalaman selama satu bulan itu benar-benar berbekas dalam ingetan ane, terutama karena saat itu ane jadian ama cowok Palembang ha..ha.. sempet-sempetnya coba?

Selain berbagai obyek wisata menarik di Palembang, yang ane rasakan paling seru adalah kegiatan berburu makanan khas Palembang n satu lagi adalah berburu baju jambi di pasar 16 ilir, yaitu pasar fashion yang menjual produk sisa ekspor ataupun pakaian bekas yang masih layak pakai n bagus, seru banget lah karena asal giat, rajin n sabar pasti ketemu deh tuh ama pakaian dengan model bagus n harga murah meriah ha..ha..

Sekarang ane mau share tentang kuliner Palembang kepada ilhamers, biar ilhamers gak cuma tahu kalo Palembang itu makanan khas-nya hanya Pempek, karena masih banyak makanan khas Palembang yang bikin melayang (masasih?.com)

Check this out!!

Pempek

Tetap ya pempek itu populer sangat di Palembang. Jenisnya beragam ada lenjer, pempek telor ada yang besar dan ada yang kecil, adaan, godo-godo, kulit, pistel, keriting. Terbuat dari campuran tepung sagu dan ikan yang dihaluskan, dibentuk menjadi satu adonan yang direbus kemudian digoreng lalu disiram cuko terbuat dari air, gula merah, cuka/asam, cabe yang dihaluskan, bawang putih dan penyedap.  Bahkan masyarakat kota Palembang ini selalu punya stok cuka di rumahnya. Sarapan pagi aja mereka makan pempek,  bikin bala-bala pun disana disebut dengan pempek godo-godo. Kadang ada tukang pempek entah itu anak-anak atau wanita tua yang keliling dengan keranjang berisi aneka pempek dengan harga 1000-2000 rupiah dan rasanya lumayan enak. 
Di restaurant atau tempat makan selalu saja tersedia aneka pempek diatas meja, dengan bentuk kecil yang bisa dinikmati oleh pengunjung selama mereka menunggu makanan pesanan mereka keluar.
Ada lagi jenis Pempek yang disebut Pempek Panggang. Pempek ini berbentuk bulat dan adonannya langsung dibakar diatas bara, kemudian setelah matang pempek tersebut dibelah menjadi dua tidak sampai putus dan celahnya diisi dengan campuran kecap, ebi kering yang sudah dihaluskan, cabe rawit. Rasanya wuiiiiihhhh.. lemak nian!!
Satu hal menarik yang ane rasakan, entah kenapa walaupun di daerah lain banyak pedagang Pempek yang asli orang Palembang, tapi rasa Pempek yang mereka jual tetap aja gak bisa menyamai rasa Pempek yang ada di Palembang. Garuk-garukkepalamodeon#

Otak-otak

Cemilan favorit ane nih. Terbuat dari daging ikan tenggiri yang dihaluskan, dicampur dengan sedikit tepung sagu, daun bawang dan santan, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar hingga matang, bisa dimakan dengan sambel kacang ataupun cuko.


Martabak India/HAR
Nah ini dia salah satu yang khas dari Palembang n favorit ane, 5 hari berturut-turut aja makan martabak Har, dijamin timbangan naik 2 kg ha…ha. Ada sedikit perbedaan dari martabak Har dengan martabak telur yang biasa kita temui, dalam satu adonan berisi 2 butir telur yang diceplok, itu untuk satu porsi dan disiram dengan kuah kari kental berisi potongan kentang dan daging, ditambah dengan acar rawit di mangkuk kecil menambah kenikmatan maratabak ini. Untuk ilhamers yang porsi makannya sauprit, satu porsi bisa untuk berdua loh.  Martabak Har ini bisa dijumpai hampir di setiap Ruko yang berada di kawasan Jl. Jend. Sudirman Palembang.

Model, Tekwan, Celimpungan, Lenggang       
      
Empat sekawan ini juga merupakan makanan kuliner Palembang dengan adonan yang sama dengan adonan pempek tapi dengan kreasi berbeda yang tak kalah enak dengan pempek dengan cuko
Yang pertama Model, terbuat dari adonan pempek yang diisi dengan tahu putih, direbus dan disajikan dengan kuah yang mirip dengan kuah baso, dengan bawang goreng, daun bawang seledri dan dimakan dengan sambal rawit.
Selanjutnya Tekwan, berupa adonan sagu dan ikan yang dibentuk bulat kecil, kemudian direbus dan disajikan bersama soun, potongan jamur kuping, sedap malam dan bengkoang, bawang goreng, daun bawang seledri,  yang dikasih kuah mirip baso dan dimakan dengan sambal rawit.
Celimpungan, adonannya serupa dengan adonan tekwan hanya saja disiram dengan kuah kuning bersantan.
Lenggang. Ini dia salah satu kuliner unik dari Palembang, terbuat dari adonan pempek ukuran kecil yang dicampur dengan telur yang dikocok, kemudian ditaruh dalam mangkuk takir terbuat dari daun pisang, lalu dibakar di atas bara. Bisa juga mencampur potongan pempek lenjer dengan kocok telur kemudian digoreng dalam wajan. Disajikan dengan mi basah, cuka dan ebi yang dihaluskan.

Pindang Iga

Makan nasi panas-panas dengan pindang iga, pastinya nikmat. Pindang Iga terdiri dari potongan iga sapi yang dicampur dengan bumbu-bumbu yang dirajang kemudian direbus.

Sambal Mangga, Sambal Gandaria

Pedas, manis, asam, asin, segar itulah paduan rasa dari Sambal Mangga dan sambal Gandaria, yang merupakan salah satu kuliner khas Palembang. Biasanya ane makan sambel ini saat lauknya fillet ikan gabus goreng, dan ikan seluang goreng. Ikan seluang ini hanya banyak tersedia di daerah Palembang atau Kalimantan, dan rasanya enak n crunchy banget bisa dimakan sampe ke tulang-tulangnya loh ilhamers.

Rujak Mie

Rujak mie, pastinya isinya bukan buah-buahan seperti rujak yang biasa kita makan, tapi rasanya gak kalah segar loh. Terdiri dari potongan adonan pempek, mie, bihun, tahu goreng, timun iris, kacang tanah goreng, toge, ebi halus yang disiram dengan cuko pempek.

Tempoyak dan Lempok

Keduanya khas Palembang dan terbuat dari Durian loh. Tempoyak adalah daging buah durian yang diasamkan/di fermentasi. Tempoyak digunakan dalam menu masakan pepes ikan, dan kadang juga ditumis saja dengan cabe sebagai sambel dan dimakan dengan ikan teri atau ikan goreng. Ibu ane kadang mencampur tempoyak waktu bikin pindang ikan. Rasanya?? Wuiihhhh kaya n unik!! Gak semua orang suka dengan tempoyak tapi biasanya sih kalau doyan makan durian, pasti doyan tempoyak. Keunikan rasa tempoyak tidak langsung membuat lidah orang yang pertama kali mencicipinya beradaptasi. Tapi kalau sudah diterima lidah, makan dengan menu tempoyak dijamin nambah terus ilhamers. Gak kenyang-kenyang ha..ha..
Sementara lempok pada dasarnya dodol durian khas Palembang, namun perbedaan yang paling terasa adalah dodol durian lain merupakan campuran tepung beras, gula dan durian, namun lempok hampir 100% bahannya adalah daging durian yang dicampur dengan gula sebagai pengawet alami dan menambah rasa legit dan manis pada lempok.

Mie Celor

Di Aceh ada Mie Aceh, di Bandung ada Mie Kocok, di Bogor ada Soto Mie, Di Palembang??? Ada Mie Celor pastinya.. Mie Celor merupakan campuran mi besar dan tauge yang diseduh dengan air panas kemudian disiram dengan kaldu udang bersantan yang kentan, disajikan dengan irisan telur rebus, bawang goreng, daun bawang seledri, dan tentunya potongan udang rebus.

Es Kacang Merah dan Kue-Kue Khas Palembang

Es Kacang Merah adalah jenis minuman khas Palembang terdiri dari kacang merah yang dimatangkan dicampur dengan es serut dan disiram dengan sirup merah, rasanya manis dan segar.
Kue-kue khas Palembang terdiri dari banyak jenis tapi yang populer adalah sarikaya yang dimakan dengan ketan, maksuba dan juga kue 8 jam, n konon sesuai dengan namanya kue ini dimasak selama delapan jam. Ciri khas kue –kue khas Palembang tersebut mempunyai rasa manis yang sangat uhhhmmm apa ya namanya?? Kalo kata orang sunda giung he..he.. jadi biarpun cuma sepotong dijamin ilhamers merasa kenyang setelah menyantap kue-kue tersebut, tapi jangan khawatir rasanya sangat enak.

 Nah ilhamers.. itu baru sebagian loh, makanan khas Palembang yang populer, tapi sebenarnya masih banyak makanan khas lainnya dari propinsi ini, apalagi tiap dusun yang ada di propinsi ini juga punya ragam jenis makanan sendiri. Gak akan cukup deh sebulan kalo buat nyicipin kuliner Palembang saking banyaknya... So mau nyoba berburu kuliner Palembang.. ikut Paket Wisata Palembang Foodilicious aja dijamin seru beuutt...

Salam
Innay



Minggu, 23 September 2012

Ombak Tujuh When Dream Comes True


Mimpi jadi nyata, yup.. sangat bisa disebut seperti itu. N rasanya bisa meraih mimpi tersebut?? Just AWSOMEEE!! 

Kita mulai aja ya story-nya prok,,prok..prok..  tolong dibantu yak... 1.... 2.... 3....!!

Ombak tujuh... sebuah pantai dikawasan Jampang sukabumi ditengah samudra Hindia, belum sepopuler Kuta Bali, tapi keindahannya dengan pasir pantai yang putih... jajaran batu karang... ombak yang saling berkejaran... udara yang masih bersih... n suasana sepi yang menenangkan membuat kita merasa berada di Pantai Pribadi..

Ane punya cita - cita menyambangi pantai ini sejak 4 tahun yang lalu, n akhirnya cita-cita ane kesampaian Gan Sabtu tanggal 23 April 2012.. (sampai berasa mau nangis saking terharunya) setelah sempat debat kusir sama hubby yang gak yakin kalo ada tempat bernama "Ombak Tujuh" di kampung halamannya tersebut (what ??!! my hubby original from there but have no idea about this such amazing beach??) 

Karena pantai ini masih perawan, so pasti jalan menuju kesana penuh lika-liku n mendaki.. Ada 2 cara untuk menuju pantai ini, yaitu melalui akses darat dan laut... n jangan pernah membayangkan kalau jalan yang akan agan lalui itu mudah... karena kalau Agan berfikir seperti itu, silahkan menyesal dari sekarang jadi jangan sampai menyesal kemudian.

Berikut ane kasih saran buat agan-agan yang ingin mencoba kesana, terutama untuk yang ingin melalui jalan darat:
  •  Jangan coba2 pergi kesana tanpa pemandu... di jamin agan pasti stress, karena jalur jalan setapak yang sangat banyak sehingga bikin kepala nyut2an mencari jalan mana yang harus ditempuh... n nyasar di tengah hutan itu bukanlah sesuatu yang mengasyikan. Setuju??
  • Jalan kesana hanya bisa ditempuh dengan motor (hanya musim panas musim hujan akses jalan sudah pasti tertutup kecuali mau jalan kaki) tapiiiiii... jangan coba2 membawa motor mio atau vario... percuma !!!...bisa nangis darah karena nantinya banyak jalan yang sangat menyusahkan bila agan membawa jenis motor yang ane sebutin.
  • Kalo agan mau lebih aman mending sewa ojek.. satu ojeknya 150rb per orang.. hal ini lebih aman untuk Agan n sista yang emang gak terlalu ahli di jalur offroad.. n supaya motor Agan Agan juga selamat dari bahaya kerusakan.. tapi kalo mau nekat bawa motor sendiri, pastikan ada rem depan.. n ban dalam kondisi prima.
  • Jangan coba-coba kesana saat hujan.. dijamin Gak akan sampai sana Gan karena jalan pasti sangat berlumpur n licin, kecuali Agan bawa motor khusus offroad.. n jangan bawa motor gede gan... double tenaganya kalo harus dorong motor.
  • Bawa bekal yang cukup, terutama air minum karena disana mau nyari kesela-sela yang paling nyempil sekalipun Agan tidak akan menemukan warung. Jangan sampai kayak ane Gan ampir mati keausan gara-gara kurang air minum.. 
  • Jangan pakai celana pendek ya Gan.. atau agan akan merasakan sakitnya tertusuk duri dan ilalang selama perjalanan menuju sana.
  • Mohon maaf ya Gan.. perjalanan ini tidak ditujukan untuk yang mentalnya lemah atau manja karena diperlukan kekuatan hati, sikap tenang n tidak gampang panik untuk bisa mencapai lokasi ini.. dan minimal harus pergi berempat, biar bisa kerjasama dalam perjalanan sehingga lebih mudah, terutama untuk urusan dorong mendorong, ane aja yang cewek tetep harus bantuin hubby ane dorong motor.
  •  Pada saat perjalanan Agan akan menyebrangi 3 buah sungai dan hati-hati di sungai yang terakhir, karena lintah bertebaran di mana-mana... Gak mau kan keabisan darah pada saat perjalanan jauh seperti itu..??


The Hard Road to OMBAK 7




THEEEENNN......This is when you Lookk at...!

I Presented  
OMBAK 7 the one of AMazing Beach in a World



Sooo.. that was the most adventurous journey in my life and you know what... itsss.. worthedd guys

If u dare to try this experience and an adventures.. just call us 087809999842 (innay)

Paket Wisata Ombak 7 untuk anda?? hubungi kami!!

Sabtu, 22 September 2012

Nice Story From Kiluan Bay

NICE STORY FROM KILUAN BAY



Malam beranjak larut ketika kami bergerak menjemput customer kami di PoinSquare Lebak Bulus, lokasi meeting poin yang kami sepakati, dengan 2 kendaraan kami bersiap membawa 13 orang yang akan berlibur ke Teluk Kiluan Lampung.

Tanti salah satu customer kami yang menjadi kordinator perjalanan ini sudah memberikan bocoran kalau tamu yang akan kami bawa, beberapa diantaranya adalah bule / warga negara asing.

Tepat jam 21.00 malam, saya menemui Tanti CS di Warung Teko, sekalian menyelesaikan pembayaran tour. Jujur saja kami sudah beberapa kali membawa tamu dari Luar dalam kegiatan tur kami, tapi entah kenapa rasa deg...degan n gugup selalu saja menghampiri saya, berasa seperti membawa presiden he..he..

Saya menyalami mereka satu persatu, n mendadak kemampuan bahasa Inggris saya hilang entah kemana didera minderrr tingkat dewa melihat teman-teman tanti lainnya yang asli pribumi berbicara dengan sangat-sangat lancar gak pake mikir... ha..ha

Jam 22.30 kami berangkat dengan pembagian grup jessica, marco, sarah, ian, darwin, tanti n donna di mobil APV, n andrean, victor, lydia, maria, asih, niar berada di mobil Luxio bersama saya.

Saya sebagai navigator perjalanan sempat mati kutu n nyasar muter-muter di daerah yang namanya jombang, entah kenapa ada jombang di Jakarta?? nyari jalan masuk tol susaaaaaaahhh banget, maklum saya gak begitu kenal daerah Jakarta terutama dari lebak bulus. Panik mendera ketika maria salah satu peserta tur bertanya, "mbak, kita ada dimana ya??" waduuuuhhhh!!! dengan sigap saya sms ayah saya bertanya ini itu, sementara suami saya menyarankan untuk tanya orang di jalan saja. Saya berkeras untuk menunggu jawaban ayah saya, secara tengsin banget kan kalo perusahaan travel gak tahu jalan di Jakarta, namun karena jawaban dari ayah saya tidak berhasil membawa saya masuk ke pintu Tol, akhirnya saya menyerah, kami bertanya dan tak lama kemudian menemukan pintu masuk Tol Tangerang alhamdulillah... legaaaa...

Tepat jam 1.00 malam kami sampai di Pelabuhan Merak, dan menuju Dermaga 3. Kami sempat menunggu sekitar 30 menit sebelum bisa naik ke atas kapal. Tanti CS memutuskan untuk masuk ke kelas eksekutif AC di atas Ferry, agar bisa beristirahat, namun belakangan saya dengar dari Niar, kalau AC-nya terlalu dingin n mereka semua tidak bisa tidur ha..ha..

Hari libur membuat perjalanan dengan ferry yang biasanya hanya 2 jam menjadi 3 jam, karena ferry harus mengantri parkir di dermaga, jam 5 kami sampai di pelabuhan bakahuni. Welcome to Sumatra Island!! Horeeee!!!

Jam 7.30 Kami sampai di Pantai Mutun, kami semua sarapan dengan nasi kotak yang kami pesan melalui catering di bandar Lampung. Selesai sarapan kami pun menyebrang ke Pulau Tangkil, para peserta bisa berenang di sekitar pulau sambil bermain banana boat yang sudah termasuk dalam paket kami. Namun kejadian yang tak diharapkan terjadi, banana boat di pulau Tangkil out of order, saya pun  bergerak kembali ke Pantai Mutun dan mencari loket Banana Boat disana sementara peserta bermain disekitar pulau. Akhirnya kami kembali ke Pantai dan bermain banana boat disana, suatu kecelakaan kecil terjadi pada team banana pertama, karena tidak memperhatikan aba-aba untuk melepaskan pegangan maka saat banana boat dibalikkan kepala Niar membentur kepala victor (n keduanya benjol!!), dan Tanti tergores di jari Duuuuuuhhhhh.... Rupanya hal ini mempengaruhi mood peserta lain, marco, sarah n lydia memutuskan untuk abstain dalam program ini.


Jam 14.00 Setelah selesai makan siang di Pantai Mutun dan semua peserta sudah membersihkan diri, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju Teluk Kiluan, 30 km, mendekati Kiluan jalan yang semula mulus berubah menjadi jalan rusak bolong-bolong dan hal ini rupanya sangat berpengaruh pada mood seorang peserta kami Marco. Hal ini saya ketahui ketika saya harus menggantikan supir di mobil APV selama beberapa waktu, Marco bertanya kepada saya apakah kemungkinan ada jalur lain saat kermbali dari Teluk Kiluan? dan ketika saya jawab hanya ada satu-satunya jalur yaitu yang saat ini kita lewati maka Marco said "F***!!" Wow !! that is so hard.. tapi karena sudah terbiasa menemukan peserta tur yang bete saat melewati jalur off road dalam Trip kami, maka saya maklum, dalam hati saya berdoa semoga Teluk Kiluan bisa menyembuhkan mood marco.

Jam 17.00 kami tiba di Teluk Kiluan dan berfoto di Gapura Pintu Masuk Kiluan, tentunya Marco harus ikut foto-foto walaupun harus maksain diri buat nyengir..ha..ha..


Kami langsung menyebrang ke tengah Pulau, dengan sebuah perahu Jukung, tempat dimana kami akan menginap. Dari awal saya sudah menjelaskan kepada Tanti, kondisi n situasi yang akan ditemui selama tour, so selain marco yang lain hanya bisa menerima dengan pasrah, buat mereka semuanya masih ok..ok aja, kecuali bahwa marco komplain ke semua peserta tentang kebeteannya.. qiqiqqiqiqi maaf ya guys... sabaaaarrrr...

Malam ini semua peserta memutuskan untuk beristirahat membayar rasa lelah yang mereka rasakan selama perjalanan, di Pondok/Rumah Panggung,  sementara saya pun beristirahat dengan menghampar tikar di Pantai dan tidur dengan nyenyak tanpa gangguan nyamuk walaupun berada di Pulau yang masih penuh dengan pepohonan.. thanks God there is no Mosquitos heres in the island.. dan saya terbangun ketika menyadari air laut di ujung kaki saya, karena pasang, dan memutuskan untuk pindah ke dalam tenda yang memang disiapkan oleh Pak Dirham sang Pemilik Pulau.

Pagi datang, jam 5.30, peserta sudah bersiap-siap untuk Dolphin Tour, semuanya sudah menggunakan life jacket, salah satu perlengkapan wajib untuk tour di tengah samudra, dengan menggunakan 4 perahu Jukung saya melepas peserta saya untuk tur, melambaikan tangan kepada mereka sambil berteriak "HAVE FUN GUYS!!" Ya Allah semoga Lumba-Lumbanya banyak dan bisa menghibur mereka doa saya dalam hati.

N... eng..in..eng.. jam 8.00 ketika mereka sampai kembali di Pulau suasana terasa begitu ceria dan sangat antusias, termasuk Marco yang perahunya tiba paling terakhir terlihat sangat sumringah, ternyata sang lumba-lumba berhasil menghibur tamu kami yang satu ini, wonderful.. kami dengar bahwa saat melihat pertunjukan liar Lumba-Lumba di tengah samudra, Marco sampai berdiri-diri di atas perahu, dan sepertinya lumba-lumba tahu suasana hatinya yang sedang tidak enak sehingga banyak yang berakrobat di dekat perahu Marco.. wuiiiihhhhh.... Sampai disini semua happy, semua senang.. lanjut untuk sarapaannn...

Selesai sarapan mereka pun masuk ke program snorkling yang dipandu oleh Pak Khairil, dan lagi-lagi mereka semua terpana dengan keindahan terumbu karang bawah laut di teluk Kiluan!! hingga ada 4 peserta yang keasyikan lupa bahwa sudah waktunya makan siang, hal ini membuat saya harus mencari-cari donna, ian, maria dan asih.. yang keasyikan dengan snorkling hingga lupa waktu makan.

Saat istirahat siang penuh dengan tawa n canda hal ini karena Marco ternyata menjadi penghibur bagi semuanya, ia mengupas kelapa muda dengan sangat bagus, lebih bagus dari tukang kelapanya, hingga mendapat julukan "Marco the Survivor" walaupun harus menyerah ketika mencoba memanjat pohon kelapa he..he.. n dia mulai melemparkan banyolan-banyolan konyol termasuk kepada saya.

Victor tamu kami lainnya bahkan mengatakan pada saya "You know, this island is very beautiful and when i get here i feel so free.. ohh i enjoy it very much" saya pun nyengir merasa senang karena bisa membuat tamu saya senang..

Tamu kami juga menarik perhatian tamu-tamu lain di pulau, banyak yang meminta foto bareng, terutama Andrean yang jadi pujaan seantero pulau he..he..

Oh ya setelah beberapa waktu saya mengetahui bahwa, Andrean & Victor berasal dari Islandia, n Andrean adalah salah satu model duta wisata yang cukup terkenal di Islandia, n dia cukup fasih berbahasa indonesia, surprisingly ibunya ternyata berasal dari depok, n dia juga sempat bercerita bahwa pertemuan Ayahnya dan Ibunya adalah di sebuah restoran fastfood tempat ibunya bekerja, romantis banget siiiihhh kayak sinetron, dan Victor adalah sahabat karib Andrean, mereka sudah bersama-sama sejak umur 10 tahun, dimana ada Andrean disitu ada Victor.

Sarah  n Marco berasal dari Jerman, sarah adalah pacar Marco yang sangat keibuan dia adalah guru untuk anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk bisa menjadi ibu bagi Marco yang kadang terlihat seperti anak-anak ha..ha..

Ada Jessica dari Switzerland, n Ian seorang keturunan Tionghoa yang tinggal di Kanada yang sangat pendiam, Darwin yang asli Jakarta namun wajahnya terlihat seperti orang Korea, n bahasa inggris yang lancar yang membuat orang gak percaya kalau dia asli Indonesia, begitu juga Niar yang bahasa Inggrisnya bikin orang lain minder saking lancarnya, Maria,  donna, n Asih yang bersemangat, Tanti yang Jagoan n Tegar serta menikmati semua hal, N Lydia yang berasal dari USA namun punya garis keturunan Ukraina dan ternyata jurnalis di Jakarta Globe, gadis inipun sempat mewawancarai saya. Artikel tentang Kiluan yang ditulis oleh Lydia sang Jurnalis bisa dilihat di link berikut : 

My Pod  

Lumba-Lumba Land

All of the are the coolest customers I've ever had.

Menginap selama 2 hari di pulau ternyata tidak membuat mereka semua bosan, kalau tidak ingat pekerjaan n rutinitas mereka di Jakarta, mereka bilang mereka masih ingin tinggal lebih lama lagi, namun semuanya harus kembali.. Jam 8.00 selesai sarapan kami bergerak untuk pulang kembali ke Jakarta.. Pagi itu hujan turun, n ada kekhawatiran di hati saya karena ada satu jalan yang jalurnya tanah merah dan menanjak, tentunya akan sangat licin sekali.. dan insiden tersebut beneran terjadi ha..ha.. kami semua turun dari mobil walaupun sebenernya gak perlu, hanya karena takut, mobil APV slip, n dibawah jurang, sehingga bikin peserta deg..degan mereka turun, sementara kami yang di mobil Luxio turun karena rasa setia kawan.. Marco dengan semangat 45 ngasih aba-aba kepada supir dan mendorong mobil sementara yang lain kecipratan lumpur, mereka semua tertawa-tawa... what a wonderful trip!! jadilah kami semua berbecek-becek, dengan sandal dan sepatu lengket dengan tanah merah... mobil kotor, dan tentunya licin wkwkwwk..
untunglah akhirnya kami menemukan tempat untuk mencuci semua benda yang terkotori tanah merah..

Sampai di kota Bandar Lampung kami berhenti di beberapa tempat, yang pertama Restoran Padang untuk Makan siang dan menurut para Bule ini masakan Padang adalah salah satu Favorit mereka selama tinggal di Indonesia.

Kedua kami berhenti di Toko Oleh-Oleh Yen-Yen, Tanti Cs pastinya membeli oleh-oleh khas lampung yaitu keripik pisang dengan berbagai rasa mulai dari coklat, strawberry, vanilla, coffe, dan mocca, yang menurut lydia sangat enak.

Sebelum memasuki Pelabuhan kami mampir di Menara Siger Ikon kota Lampung, dan narsis-narsisan disana, n Marco alhamdulillah selalu dalam mood yang sangat baik, membuat semua orang tertawa.

Ternyata Marco adalah penggemar berat vespa, dan ia mempunyai komunitas vespa juga di Jerman. Di Kapal ia menemukan teman-teman baru sesama pengguna vespa jadilah marco the survivor pusat perhatian di komunitas vespa yang dia temui di ferry.. mereka berbicara dengan bahasa Tarzan ha..ha.. Marco benar-benar kegirangan, bahkan saat kapal berlabuh di Merak Marco memutuskan untuk melepas sendiri keberangkatan teman-teman vespanya, kami yang di mobil membiarkan aksinya sambil bercanda bahwa kami akan meninggalkannya di Kapal, dan dia bisa pulang ke Jakarta dengan menumpang vespa teman-teman barunya.

Jam 00.00 kami sampai di Jakarta, waktunya untuk berpisah, Marco menyalami saya dengan semangat dan berkata "thank u this is a very wonderful trip, i really enjoyed it", duuuuuhhhh... membuncah rasa di dada karena peserta kami puas.. Tantipun berkata "makasih mbak... bener-bener keren", n saya mendapatkan ciuman di pipi dari Victor n Andrean ha..ha..

To. Tanti, Niar, Marco, Sarah, Donna, Ian, Darwin, Andrean, Victor, Jessica, Lydia, Asih, n Maria, Thank u for being our customers, see ya on the next trip..
Direktori WeBlog Indonesia